Search This Blog

QRCode

Update Facebook

Monday, December 5, 2011

10 Tips Keliru yang Bisa Mengatasi Insomnia

Berikut ini pengertian insomnia .
Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur walaupun ada kesempatan untuk itu. Gejala tersebut biasanya diikuti gangguan fungsional saat bangun.

Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau akibat adanya permasalahan psikologis. Dalam hal ini, bantuan medis atau psikologis akan diperlukan. Salah satu terapi psikologis yang efektif menangani insomnia adalah terapi kognitif. Dalam terapi tersebut, seorang pasien diajari untuk memperbaiki kebiasaan tidur dan menghilangkan asumsi yang kontra-produktif mengenai tidur.

Banyak penderita insomnia tergantung pada obat tidur dan zat penenang lainnya untuk bisa beristirahat. Semua obat sedatif memiliki potensi untuk menyebabkan ketergantungan psikologis berupa anggapan bahwa mereka tidak dapat tidur tanpa obat tersebut.

Penyebab Insomnia:


Insomnia bukan suatu penyakit, tetapi merupakan suatu gejala yang memiliki berbagai penyebab, seperti kelainan emosional,kelainan fisik dan pemakaian obat-obatan.

Sulit tidur sering terjadi, baik pada usia muda maupun usia lanjut; dan seringkali timbul bersamaan dengan gangguan emosional, seperti kecemasan, kegelisahan, depresi atau ketakutan.

Kadang seseorang sulit tidur hanya karena badan dan otaknya tidak lelah.

Dengan bertambahnya usia, waktu tidur cenderung berkurang. Stadium tidur juga berubah, dimana stadium 4 menjadi lebih pendek dan pada akhirnya menghilang, dan pada semua stadium lebih banyak terjaga. Perubahan ini, walaupun normal, sering membuat orang tua berfikir bahwa mereka tidak cukup tidur.

Pola terbangun pada dini hari lebih sering ditemukan pada usia lanjut. Beberapa orang tertidur secara normal tetapi terbangun beberapa jam kemudian dan sulit untuk tertidur kembali.

Kadang mereka tidur dalam keadaan gelisah dan merasa belum puas tidur. Terbangun pada dini hari, pada usia berapapun, merupakan pertanda dari depresi.

Orang yang pola tidurnya terganggu dapat mengalami irama tidur yang terbalik, mereka tertidur bukan pada waktunya tidur dan bangun pada saatnya tidur.

Hal ini sering terjadi sebagai akibat dari:

* Jet lag (terutama jika bepergian dari timur ke barat).
* Bekerja pada malam hari.
* Sering berubah-ubah jam kerja.
* Penggunaan alkohol yang berlebihan.
* Efek samping obat (kadang-kadang).
* Kerusakan pada otak (karena ensefalitis, stroke, penyakit Alzheimer).

sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Insomnia

Tapi kebanyakan orang melakukan tips agar penyakit insomnia ini bisa berkurang bahkan hilang.Dan kebanyakan tips - tips mereka mungkin saja salah kaprah. Dan Tips orang yang tadinya untuk mengurangi insomnia yang salah kaprah itu adalah :

1. Berusaha Keras Agar Dapat Tidur
Percaya bahwa tidur harus disengaja dan bahkan menghitung sesuatu, domba misalnya, agar dapat tidur justru membuat tubuh tetap terjaga. Dengan melepaskan niat untuk tidur, kita akan merasa bahwa proses antara tidur dan bangun terjadi dengan tidak disadari.

Penjelasan secara real
Tidak ada yang perlu dilakukan agar dapat tertidur, biarkan terjadi begitu saja.

2.Banyak Terpapar Cahaya Pada Malam Hari
Agar dapat rileks, kita biasanya menghabiskan waktu membaca buku atau menonton TV sebelum tidur. Memang nyaman rasanya, namun hal itu menyebabkan mata terpapar cahaya terlalu banyak.

Penjelasan secara real
Lampu malam hari, terutama cahaya panjang gelombang biru, mendorong tubuh agar tetap terjaga dan menekan pengeluaran melatonin, hormon yang membuat tubuh rileks dan tidur nyenyak. Gunakan kacamata khusus yang dapat menyaring panjang gelombang cahaya biru dan mendongkrak produksi melatonin.


3. Mengkonsumsi Alkohol
Banyak dari kita ingin cepat tertidur dan tanpa berpikir panjang mengkonsumsi alkohol atau zat penenang lainnya. Alkohol memang menurunkan kesadaran, tetapi tidak membuat tubuh kehilangan akslerasinya.

Penjelasan secara real
Ketika alkohol dimetabolisme selama tidur, kesadaran akan muncul sehingga dapat tiba-tiba terbangun. Langkah paling baik adalah mengurangi aktifitas di sore dan malam hari.

4. Percaya Akan Keampuhan Pil Tidur
Berkat kampanye iklan, penggunaan pil tidur melonjak selama beberapa tahun terakhir. Pil tidur tidak begitu banyak membantu proses tidur karena hanya memoles pengalaman tidur.

Penjelasan secara real
Daripada membius diri sendiri dalam proses tidur yang palsu, akan lebih baik jika mengenali dan mengatasi masalah yang membuat terjaga di malam hari.

5. Tetap Di tempat Tidur Ketika Tak Bisa Tidur
Banyak orang yang percaya bahwa ketika tidak bisa tidur, tindakan terbaik adalah tetap di tempat tidur dan beristirahat. Praktek ini biasanya menyebabkan insomnia makin berlanjut dan membuat tetap terjaga di tempat tidur.

Penjelasan secara real
Pergilah ke tempat tidur hanya jika merasa mengantuk, bangunlah dari tempat tidur dan rileks lah ketika tidak bisa tidur.

6. Mencari-cari Kenapa Tidak Dapat Tidur
Ketika tiba-tiba terbangun di malam hari, seringkali diteruskan dengan penilaian diri mengapa hal itu terjadi. Penilaian diri tersebut hanya akan mencegah tubuh dapat tidur kembali. Yakinlah bahwa terbangun di malam hari adalah hal yang normal.

7. Menghilangkan Nilai Mimpi
Terlalu banyak orang percaya bahwa mimpi adalah hanyalah akibat dari tidur. Bermimpi sangat penting untuk kesehatan fisik, mental, dan memori jangka panjang. Carilah pengetahuan mengenai mimpi dari jurnal dan diskusikan. Jangan menyerah pada pendekatan yang menyederhanakan mimpi.

8. Mengkonsumsi Stimulan Berlebihan
Kafein, minuman energi, dan makanan yang mengandung kadar glikemik tinggi biasanya digunakan untuk mengembalikan energi yang hilang karena kurangnya tidur.

Penjelasan secara real
Pastikan tubuh mendapatkan jam tidur yang dibutuhkan. Gunakan kafein lebih cerdas untuk membantu aliran energi secara alami, bukan untuk mengesampingkan kebutuhan tidur.

9. Tidur Siang Sepanjang Hari
Gejala umum karena terjaga pada malam hari dan adalah mengantuk atau tidur ketika siang hari. Meskipun ada bukti kuat yang mendukung manfaat tidur siang seperti mengurangi kantuk malam hari, namun hal itu dapat mengganggu ritme sirkadian.

Penjelasan secara real
Jangan menyerah pada rasa kantuk di siang hari, tetapi jangan melawannya. Tidurlah pada siang hari hanya untuk meningkatkan kualitas tidur yang kurang.


10. Tidur di akhir pekan dan liburan
Hal yang menyenangkan dari akhir pekan dan hari libur adalah memungkinkan orang untuk mengganti jam tidur yang hilang selama seminggu.

Penjelasan secara real
Bagus jika merasa perlu tidur, namun hal itu juga mengganggu ritme sirkadian dan akan meneruskan kebiasaan yang menyebabkan tubuh terus-menerus kekurangan tidur. Biasakan agar tidur lebih awal dan tidurlah secara teratur.

No comments:

Post a Comment