Sekarang banyak di media online , cetak dan eletronik menyiarkan tentang rencana kenaikan BBM ( Bahan Bakar Minyak ). Dan tidak tanggung - tanggung rencana pemerintah akan menaikkan harga BBM tersebut sekitar Rp. 1500,-/liter. Dan pastinya untuk kalangan menengah kebawah harus mengocek lebih dalam lagi isi dari kantong atau dompetnya. Tapi di media online , cetak dan elektronik menyiarkan juga banyak orang atau sekelompok yang menolak aksi kenaikan BBM tersebut dengan cara demonstrasi yang berujung dengan kekerasan. Sebenarnya cara demonstrasi memang benar karena dengan mendemonstrasikan pemerintah tahu jika rakyatnya keberatan dengan kenaikan BBM tersebut. Dan di jaman saat ini sepertinya pemerintah sekarang bisa di bilang ' tuli ', mengapa tuli banyak demonstrasi tapi tidak di perdulikan oleh mereka. Jadi jika kita berdemonstrasi dengan akhir kekerasan sebenarnya kita rugi, mengapa rugi kita datang dengan persiapan mental dan fisik yang lebih dan tidak ditanggapi aspirasi kita. Hasilnya sia - sia, lebih baik gunakan cara yang saya tulis di bawah ini untuk menghemat pengeluaran dari pembelian BBM tersebut. Bagaimanakah caranya??
Cara yang pertama untuk menekan pengeluaran pembelian BBM yang sekarang mahal adalah dengan cara
1. Bersepeda
 |
| sumber : http://google.co.id |
|
Bersepeda adalah salah satu cara efisien untuk menekan pengeluaran ketika kita harus membeli BBM untuk kendaraan kita, selain dapat menekan pengeluaran kita juga bisa mengikuti program " GO GREEN " karena dengan bersepeda kita tidak sama sekali membuang emisi gas buang dari kendaraaan kita dan satu keuntungan lagi ketika kita mengalihkan kebiasaan kita bekerja atau beraktifitas lain menggunakan kendaraan bermotor menjadi bersepeda adalah kita bisa menjadi sehat karena tidak secara langsung kegiatan bersepeda bisa di jadikan olahraga yang sederhana dan murah. Jadi ibaratkan peribahasa indonesia mengatakan sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.
2. Pergunakan Alat Transportasi Umum
 |
| Sumber : http://koran-jakarta.com |
|
Satu lagi cara alternatif kita agar menekan pengeluaran kita adalah pergunakan alat transportasi umum. Khususnya di JABODETABEK ini memiliki beragam jenis alat transportasi mulai dari bemo, bajaj, angkot, bus non ac dan berac dan kereta api.Kita bisa memilih alat transportasi umum apa yang harus kita gunakan yang pastinya melihat sisi kepemilikan uang yang kita punya saat itu.Dan jangan memaksakan jika angkutan umum tersebut sudah melebihi kapasitas daya angkut alat transportasi tersebut, jika kita memaksakan untuk naik transportasi umum yang sudah penuh maka kita rasakan adalah kekurangnyamanan kita mempergunakan alat transportasi tersebut. Dan pastikan juga trayek, supir dan kondisi transportasi umum kita yang naiki dalam keadaan bagus dan optimal untuk mengangkut penumpang.
3. Pergunakan Kendaraan Operasional dari Perusahaan
 |
| Sumber :http://w14.itrademarket.com/pdimage/24/209824_bus1.jpg |
|
|
Pastinya sebagian perusahaan memiliki fasilitas bus karyawan yang fungsinya adalah untuk mengantar para karyawan dari dan ke tempat bekerja atau dari dan ke tempat asal pekerja tersebut.Dan jika perusahaan anda bekerja belum memiliki fasilitas ini sebaiknya anda mengirimi masukkan agar mengadakan fasilitas kendaraan operasional karyawan ini. Keuntungan jika kita menggunakan fasilitas ini adalah penumpang dari luar perusahaan yang bersangkutan tidak di perkenankan memasuki atau mempergunakan kendaraan ini. Jadi di kira cukup aman untuk para wanita yang sering kebagian kerja shift malam atau siang, tapi harus ada barengannya juga karena di takutkan oknum supir bisa melakukan hal - hal di luar dari kendali. 4
4. Kurangi Kecanduan Menggunakan Kendaraan Pribadi
Di Jakarta khususnya saya sering melihat satu mobil berisikan satu bahkan dua orang di dalamnya. Sebaiknya kebiasaan ini harus dikurangi bahkan di tinggalkan karena bayangkan saja jika satu orang memakai satu mobil dan di satu keluarga itu memiliki 4 ( istri suami 2 anak ), berapa banyak mobil di jalanan hanya untuk satu keluarga. Dampak dari kebiasaan ini adalah terjadinya pembludakan volume kendaraan di jalan raya dan akhirnya macet.
Kesimpulannya biarkan harga BBM naik tapi kita harus cermat untuk memilih dan menggunakan cara alternatif yang menguntungkan diri kita, orang lain dan bumi kita. Akhir kata saya ucapkan terima kasih kepada pembaca yang telah merelakan waktunya untuk mengunjungi dan membaca artikel yang singkat ini. Anda bisa berkomentar jika artikel ini kurang memuaskan atau kurang bermutu, karena dengan masukkan dari pembaca saya bisa tahu kesalahan saya.
No comments:
Post a Comment