Search This Blog

QRCode

Update Facebook

Friday, May 4, 2012

Tentang Flashdisk

Jaman saat ini tidak asing lagi apa itu flashdisk. Dan semua orang mulai menggunakan flashdisk untuk media penyimpanan data sekunder, atau dengan kata lain media penyimpanan alternatif yang simpel, murah dan nyaman. Bandingkan saja dengan media penyimpanan lainnya seperti CD,DVD atau bahkan HDD ( Harddisk ) external. Semua media penyimpanan yang diatas bisa dibilang ribet. Mengapa bisa dibilang seperti itu? Ya alasan simpelnya adalah media penyimpanan diatas memerlukan alat tambahan untuk mengoperasikannya. Beda dengan flashdisk, flashdisk tinggal colok ke komputer, laptop atau bahkan ke printer, data akan tersimpan atau terkirim tanpa media perantara lagi.
Berbicara flashdisk tanpa hampa rasanya kalau kita tidak berbicara sejarah flashdisk tersebut. Sejarah flashdisk saya jabarkan sebagai berikut:

Trek Technology dan IBM mulai menjual USB flashdisk pertama secara komersial pada tahun 2000. Trek Teknologi Singapura menjual sebuah model yang dijuluki ThumbDrive dan drive IBM yang pertama di pasarkan di Amerika Utara yang disebut DiskOnKey.
Pada tahun 2002, Netac Technology, sebuah perusahaan elektronik Shenzen mengklaim telah menciptakan flash drive USB pada akhir tahun 1990 yang merupakan perangkat yang telah dipatenkan Cina. Kedua perusahaan tersebut mencoba untuk melindungi klaim paten mereka. Namun, saat ini kebanyakan perusahaan yang memproduksi flashdisk tidak memperhatikan hak paten milik perusahaan Trek Technology dan Netac Technology.

Flashdisk ibaratkan barang elektronik yang harus kita jaga dan rawat. Percuma kita punya tapi tidak tahu bagaimana cara merawat flashdisk yang benar. Berikut merawat flashdisk yang benar dan baik:

1. Jauhkan Dari Medan Magnet Kuat

Barang-barang elektronik seperti tv dan handphone sangat tidak baik untuk flash disk. Untuk itu jangan pernah menyimpannya di dekat barang-barang sejenis yang memiliki kekuatan magnet besar. Terkadang kita sering lupa jika meletakkan flash disk dan hand phone di tempat sama dalam tas. Nah mulai saat ini, kalau pingin flash disk kamu berumur panjang, jangan lagi menyimpannya di tempat sama ya?!

2. Jangan Terkena Air
Meski ada beberapa merk yang mengklaim waterproof, menjauhkan flash disk dari sentuhan air tetap saja menjadi langkah yang paling aman. Daripada data kamu hilang, mendingan tidak ambil resiko kan?

3. Virus Scan
Saat Pengambilan data atau pemindahan dari dari pc ke flash disk, sangat mungkin bukan hanya data yang ikut berpindah tapi juga virus-virus yang terdapat dalam komputer. Apalagi kalau kita mengambil dan menyimpan data dari internet. Waduh flash disk kamu bisa dipenuhi virus-virus pengganggu. Makanya, jangan lupa untuk melakukan ritual scan virus secara
berkala dengan software anti virus yang tersedia.

4. Proses Eject atau Stop
Selalu melakukan proses eject atau stop sebelum mencabut flash disk dari port usb. Selain bisa menjadikan flash disk rusak, tidak melakukan proses eject atau stop juga dapat mempengaruhi file-file data yang kamu simpan di dalamnya lho.caranya mudah kok Klik saja pada gamar Removable disk yang biasanya ada di pojok kanan bawah lalu klik remove removable media (F) umpamanya. selesai deh.

5. Jauhkan Dari Tempat Panas
Semua barang elektronik tak terkecuali flash disk sangat rentan dengan yang namanya panas.Apalagi terkena sinar matahari langsung. Jadi usahakan tidak menyimpannya ditempat yang panas dan terkena sinar matahari langsung. Misalnya seperti meninggalkan flash disk di mobil.

6. Hindari Benturan Keras
Coba rasain kalau kamu jatuh dari lantai 12, kamu bisa jadi harus masuk rumah sakit atau bahkan masuk ke rumah masa depan. Begitu juga dengan flash disk. Jadi jagalah flash disk kamu baik-baik dari benturan keras ya.

7. Tutuplah selalu
Udara dan lingkungan kita penuh dengan debu dan kotoran. Jika socket flash disk kita kotor maka dapat mengakibatkan proses baca tulis sering gagal. Makanya selalu tutup biar nggak kotor, jangan malah diilangin tutupnya!

8. Minimalisir proses hapus-tulis (Format)
Sama seperti kita, flash disk juga memiliki usia lho. Artinya suatu saat flash disk kita bisa mati dan tidak bisa digunakan lagi. Usia flash disk berbeda-beda, tergantung kualitas dan merk dari flash disk itu sendiri. Biasanya usia flash disk antara 10.000-100.000 kali proses hapus tulis (pemformatan)Jadi usahakan untuk meminimalisir proses tersebut dan juga usahakan jangan mengedit data langsung dari
flash disk. usahakan copy data dulu ke PC atau Komputer anda
 
 

No comments:

Post a Comment