Berbicara flashdisk tanpa hampa rasanya kalau kita tidak berbicara sejarah flashdisk tersebut. Sejarah flashdisk saya jabarkan sebagai berikut:
Trek Technology dan IBM mulai menjual USB flashdisk pertama secara komersial pada tahun 2000. Trek Teknologi Singapura menjual sebuah model yang dijuluki ThumbDrive dan drive IBM yang pertama di pasarkan di Amerika Utara yang disebut DiskOnKey.
Pada tahun 2002, Netac Technology, sebuah perusahaan elektronik Shenzen mengklaim telah menciptakan flash drive USB pada akhir tahun 1990 yang merupakan perangkat yang telah dipatenkan Cina. Kedua perusahaan tersebut mencoba untuk melindungi klaim paten mereka. Namun, saat ini kebanyakan perusahaan yang memproduksi flashdisk tidak memperhatikan hak paten milik perusahaan Trek Technology dan Netac Technology.
Flashdisk ibaratkan barang elektronik yang harus kita jaga dan rawat. Percuma kita punya tapi tidak tahu bagaimana cara merawat flashdisk yang benar. Berikut merawat flashdisk yang benar dan baik:
1. Jauhkan Dari Medan Magnet Kuat
Barang-barang elektronik seperti tv
dan handphone sangat tidak baik untuk flash disk. Untuk itu jangan
pernah menyimpannya di dekat barang-barang sejenis yang memiliki
kekuatan magnet besar. Terkadang kita sering lupa jika meletakkan flash
disk dan hand phone di tempat sama dalam tas. Nah mulai saat ini, kalau
pingin flash disk kamu berumur panjang, jangan lagi menyimpannya di
tempat sama ya?!
2. Jangan Terkena Air
Meski ada beberapa merk yang mengklaim
waterproof, menjauhkan flash disk dari sentuhan air tetap saja menjadi
langkah yang paling aman. Daripada data kamu hilang, mendingan tidak
ambil resiko kan?
3. Virus Scan
Saat Pengambilan data atau pemindahan
dari dari pc ke flash disk, sangat mungkin bukan hanya data yang ikut
berpindah tapi juga virus-virus yang terdapat dalam komputer. Apalagi
kalau kita mengambil dan menyimpan data dari internet. Waduh flash disk
kamu bisa dipenuhi virus-virus pengganggu. Makanya, jangan lupa untuk
melakukan ritual scan virus secara
berkala dengan software anti virus yang tersedia.
4. Proses Eject atau Stop
Selalu melakukan proses eject atau
stop sebelum mencabut flash disk dari port usb. Selain bisa menjadikan
flash disk rusak, tidak melakukan proses eject atau stop juga dapat
mempengaruhi file-file data yang kamu simpan di dalamnya lho.caranya
mudah kok Klik saja pada gamar Removable disk yang biasanya ada di pojok
kanan bawah lalu klik remove removable media (F) umpamanya. selesai
deh.
5. Jauhkan Dari Tempat Panas
Semua barang elektronik tak terkecuali
flash disk sangat rentan dengan yang namanya panas.Apalagi terkena
sinar matahari langsung. Jadi usahakan tidak menyimpannya ditempat yang
panas dan terkena sinar matahari langsung. Misalnya seperti meninggalkan
flash disk di mobil.
6. Hindari Benturan Keras
Coba rasain kalau kamu jatuh dari
lantai 12, kamu bisa jadi harus masuk rumah sakit atau bahkan masuk ke
rumah masa depan. Begitu juga dengan flash disk. Jadi jagalah flash disk
kamu baik-baik dari benturan keras ya.
7. Tutuplah selalu
Udara dan lingkungan kita penuh dengan
debu dan kotoran. Jika socket flash disk kita kotor maka dapat
mengakibatkan proses baca tulis sering gagal. Makanya selalu tutup biar
nggak kotor, jangan malah diilangin tutupnya!
8. Minimalisir proses hapus-tulis (Format)
Sama seperti kita, flash disk juga
memiliki usia lho. Artinya suatu saat flash disk kita bisa mati dan
tidak bisa digunakan lagi. Usia flash disk berbeda-beda, tergantung
kualitas dan merk dari flash disk itu sendiri. Biasanya usia flash disk
antara 10.000-100.000 kali proses hapus tulis (pemformatan)Jadi usahakan
untuk meminimalisir proses tersebut dan juga usahakan jangan mengedit
data langsung dari
flash disk. usahakan copy data dulu ke PC atau Komputer anda
.jpg)
No comments:
Post a Comment